Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di Bidang Informatika: Tinjauan Risiko Pekerja Dan Peran Kecerdasan Artifisial

Authors

  • Yusri Siman Universitas Negeri Makassar
  • Muhammad Yahya Universitas Negeri Makassar

Keywords:

Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Informatika, Ergonomi, Technostress, Kecerdasan Artifisial

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) kerap diasosiasikan dengan sektor berisiko fisik tinggi seperti konstruksi dan manufaktur, sehingga bahaya kerja di bidang informatika cenderung terabaikan. Padahal, pekerja informatika terpapar bahaya visual, muskuloskeletal, dan psikososial yang bersifat kronis, sementara teknologi informatika sendiri kini menjadi instrumen penting pengendalian risiko K3. Artikel ini bertujuan memetakan profil risiko K3 pekerja informatika, menganalisis peran kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) dan teknologi digital bagi K3, serta merumuskan kerangka pengendalian yang selaras dengan regulasi di Indonesia. Penelitian menggunakan tinjauan pustaka terstruktur yang mengadaptasi tahapan PRISMA 2020 terhadap publikasi periode 2023–2026, dilengkapi analisis normatif atas regulasi dan standar K3. Hasil sintesis menunjukkan prevalensi gabungan computer vision syndrome sebesar 66–69%, keluhan muskuloskeletal 33,8–95,3% pada pengguna komputer, serta pola technostress dan burnout yang dipicu beban kerja, kompleksitas teknologi, dan kaburnya batas kerja jarak jauh. Di sisi lain, computer vision berbasis deep learning, perangkat wearable, dan analitik prediktif menjanjikan untuk pemantauan K3, tetapi membawa risiko baru berupa isu privasi, bias algoritmik, dan berkurangnya otonomi pekerja. Artikel ini mengusulkan kerangka K3 informatika dua arah yang memadukan hierarki pengendalian risiko dengan tata kelola data dan AI sebagai rujukan bagi praktisi, organisasi, dan insinyur informatika.

Downloads

Published

2026-09-01

Issue

Section

Articles