Pelatihan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) bagi Guru SMK Produktif di Kota Makassar

Indonesia

Authors

  • Muhammad Yahya Universitas Negeri Makassar
  • Marthen Paloboran Universitas Negeri Makassar
  • Furqan Ali Yusuf Universitas Negeri Makassar
  • Wahyudi Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.67982/digitech.v1i2.49

Keywords:

Pelatihan K3, Guru Produktif, SMK, Keselamatan Kerja, Kota Makassar

Abstract

Pendidikan vokasi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melibatkan intensitas kegiatan praktik yang tinggi di laboratorium dan bengkel, yang secara inheren memiliki risiko kecelakaan kerja. Oleh karena itu, pemahaman yang komprehensif mengenai Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sangat krusial. Guru produktif sebagai instruktur utama memegang peranan penting dalam menerapkan standar keselamatan sekaligus membentuk budaya K3 pada siswa sebelum mereka memasuki dunia kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan penerapan K3 bagi guru-guru SMK produktif di Kota Makassar. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pemaparan materi secara klasikal, diskusi interaktif, serta simulasi identifikasi potensi bahaya (Hazard Identification) di lingkungan praktik. Evaluasi efektivitas program diukur menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta secara signifikan terkait prosedur keselamatan dasar, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), dan mitigasi risiko kerja. Selain itu, peserta berhasil menyusun draf Standar Operasional Prosedur (SOP) K3 yang aplikatif untuk bengkel atau laboratorium di sekolah masing-masing. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan ini terbukti efektif dalam memperkuat kompetensi K3 para pendidik, yang berkontribusi langsung pada penciptaan lingkungan belajar yang aman dan berstandar industri di SMK Kota Makassar. 

 

Abstrak dipertahankan sesuai teks penulis. Mohon lampirkan data pre-test dan post-test untuk mendukung kata “signifikan”; tanpa analisis inferensial, gunakan “meningkat berdasarkan evaluasi deskriptif”. Klaim “terbukti efektif” dan “berstandar industri” juga perlu disesuaikan dengan bukti.

Downloads

Published

2023-10-07

Issue

Section

Artikel